Bapak/Ibu guru, Understanding by Design (UbD) atau dikenal dengan sebutan Backward Design merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang dipelopori oleh tokoh pendidikan Grant Wiggins dan Jay McTighe (2005). Pendekatan UbD berlandaskan pada prinsip-prinsip (Wiggins dan Jay McTighe, 2005), yaitu:
Mengenal Pendekatan Understanding by Design (UbD)
Mengenal Pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL)
Setiap hari, Bapak/Ibu guru berjumpa
peserta didik dengan karakteristik yang berbeda-beda. Salah satu karakteristik
tersebut adalah kemampuan awal atau tingkat capaian pembelajaran peserta didik.
Artinya, tidak setiap peserta didik memiliki kemampuan awal yang sama terhadap
materi yang disampaikan guru. Sementara itu, kegiatan pembelajaran yang
Bapak/Ibu guru rancang harus mampu memfasilitasi semua peserta didik.
Untuk mengungkap kemampuan awal dari masing-masing peserta didik, guru biasanya melakukan asesmen awal. Hasil asesmen awal dapat membantu guru untuk memetakan kemampuan awal yang dimiliki peserta didik. Berbekal hasil tersebut, guru dapat merancang aktivitas berbeda yang sesuai dengan tingkat capaian peserta didik. Tujuannya, agar setiap kemampuan peserta didik dapat terfasilitasi dengan baik. Salah satu pendekatan yang dapat membantu guru dalam menyusun rancangan pembelajaran yang mengacu pada tingkat capaian peserta didiknya yaitu pendekatan Teaching at The Right Level.
Kunci Jawaban: Latihan Pemahaman Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT)
Pada postingan ini saya akan memaparkan kunci jawaban untuk soal berupa Latihan Pemahaman dan Cerita Reflektif Menerapkan Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) pada Pembelajaran, PPG Daljab. Semoga bermanfaat!
1.
Pembelajaran dengan pendekatan CRT dirancang dengan
mengacu pada…
Jawaban: Latar belakang
budaya peserta didik
2. Pembelajaran dengan pendekatan CRT mempertimbangkan komponen berikut sebagai alat pembelajaran yang lebih baik, kecuali….
Mengenali Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT)
Bapak/Ibu guru, sebagai seorang guru, Bapak/Ibu guru perlu merancang kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan keberagam peserta didik. Selain menargetkan tercapainya tujuan pembelajaran, Bapak/Ibu guru juga perlu mempertimbangkan pengembangan aktivitas yang membuat peserta didik belajar dengan nyaman.
Salah satu pendekatan yang dapat digunakan pada situasi ini adalah pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). Pendekatan ini mengintegrasikan kebiasaan, karakteristik, pengalaman, dan perspektif peserta didik sebagai alat untuk pembelajaran yang lebih baik. Pendekatan ini menjadi suatu cara untuk membekali guru dalam mengajar peserta didik di lingkungan yang berlatar belakang budaya berbeda-beda. Dimana budaya yang beragam ini berperan sebagai filter untuk mengajarkan pengetahuan dan keterampilan akademis yang diharapkan dipelajari peserta didik di sekolah, serta meningkatkan pengembangan pribadi, sosial, budaya, dan kewarganegaraan mereka.
3 Komponen Pembelajaran Berdiferensiasi
Assalamualaikum. Pada postingan ini saya ingin membagikan kepada bapak/ibu guru tentang tiga komponen pembelajaran berdiferensiasi. Tentu kita tidak asing ketika sudah memahami tentang kurikulum merdeka, tentu tidak akan terlepas dari pembelajaran berdiferensiasi. Terdapat tiga komponen dalam pembelajaran diferensiasi yang dapat diterapkan oleh guru, yaitu diferensiasi konten, diferensiasi proses, dan diferensiasi produk (Tomlinson, C. A.; 2000; 2001).
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS X: PUISI [Kurikulum Merdeka]
Administrasi guru adalah suatu petunjuk kerja atau pedoman belajar yang digunakan guru untuk kegiatan pembelajaran sehingga kegiatan tersebut dapat berlangsung lebih efektif dan efisien. Administrasi guru ini merupakan hal penting yang harus dipersiapkan oleh guru, baik dari tingkat pendidikan SD hingga SMA/SMK.
Dalam
Kurikulum Merdeka, memberi kebebasan kepada bapak/ ibu guru untuk merancang dan
mendesain kegiatan pembelajaran sesuai kebutuhan murid di kelas. Oleh karena
itu postingan ini bisa menjadi referensi anda dalam menyusun dan merancang
Modul Pembelajaran lebih khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Modul ajar yang saya bagikan ini berupa modul ajar teks laporan hasil observasi, teks anekdot, teks negosiasi, teks hikayat, teks biografi dan mendalami puisi. Untuk mengunduh dalam bentuk word silahkan Klik di sini. Atau anda bisa meng-copy postingan saya di bawah ini! Semoga bermanfaat!
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS X: TEKS BIOGRAFI [Kurikulum Merdeka]
Dalam
Kurikulum Merdeka, memberi kebebasan kepada bapak/ ibu guru untuk merancang dan
mendesain kegiatan pembelajaran sesuai kebutuhan murid di kelas. Oleh karena
itu postingan ini bisa menjadi referensi anda dalam menyusun dan merancang
Modul Pembelajaran lebih khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Modul ajar yang saya bagikan ini berupa modul ajar teks laporan hasil observasi, teks anekdot, teks negosiasi, teks hikayat, teks biografi dan mendalami puisi. Untuk mengunduh dalam bentuk word silahkan Klik di sini. Atau anda bisa meng-copy postingan saya di bawah ini! Semoga bermanfaat!
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS X: TEKS NEGOSIASI [Kurikulum Merdeka]
Administrasi
guru adalah suatu petunjuk kerja atau pedoman belajar yang digunakan guru untuk
kegiatan pembelajaran sehingga kegiatan tersebut dapat berlangsung lebih
efektif dan efisien. Administrasi guru ini merupakan hal penting yang harus
dipersiapkan oleh guru, baik dari tingkat pendidikan SD hingga SMA/SMK.
Dalam
Kurikulum Merdeka, memberi kebebasan kepada bapak/ ibu guru untuk merancang dan
mendesain kegiatan pembelajaran sesuai kebutuhan murid di kelas. Oleh karena
itu postingan ini bisa menjadi referensi anda dalam menyusun dan merancang
Modul Pembelajaran lebih khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Modul ajar yang saya bagikan ini berupa modul ajar teks laporan hasil observasi, teks anekdot, teks negosiasi, teks hikayat, teks biografi dan mendalami puisi. Untuk mengunduh dalam bentuk word silahkan Klik di sini. Atau anda bisa meng-copy postingan saya di bawah ini! Semoga bermanfaat!
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS X: TEKS HIKAYAT [Kurikulum Merdeka]
Administrasi
guru adalah suatu petunjuk kerja atau pedoman belajar yang digunakan guru untuk
kegiatan pembelajaran sehingga kegiatan tersebut dapat berlangsung lebih
efektif dan efisien. Administrasi guru ini merupakan hal penting yang harus
dipersiapkan oleh guru, baik dari tingkat pendidikan SD hingga SMA/SMK.
Dalam
Kurikulum Merdeka, memberi kebebasan kepada bapak/ ibu guru untuk merancang dan
mendesain kegiatan pembelajaran sesuai kebutuhan murid di kelas. Oleh karena
itu postingan ini bisa menjadi referensi anda dalam menyusun dan merancang
Modul Pembelajaran lebih khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Modul ajar yang saya bagikan ini berupa modul ajar teks laporan hasil observasi, teks anekdot, teks negosiasi, teks hikayat, teks biografi dan mendalami puisi. Untuk mengunduh dalam bentuk word silahkan Klik di sini. Atau anda bisa meng-copy postingan saya di bawah ini! Semoga bermanfaat!
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS X: TEKS ANEKDOT [Kurikulum Merdeka]
Administrasi guru adalah suatu petunjuk kerja atau pedoman belajar yang digunakan guru untuk kegiatan pembelajaran sehingga kegiatan tersebut dapat berlangsung lebih efektif dan efisien. Administrasi guru ini merupakan hal penting yang harus dipersiapkan oleh guru, baik dari tingkat pendidikan SD hingga SMA/SMK.
Dalam
Kurikulum Merdeka, memberi kebebasan kepada bapak/ ibu guru untuk merancang dan
mendesain kegiatan pembelajaran sesuai kebutuhan murid di kelas. Oleh karena
itu postingan ini bisa menjadi referensi anda dalam menyusun dan merancang
Modul Pembelajaran lebih khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Modul ajar
yang saya bagikan ini berupa modul ajar teks laporan hasil observasi, teks anekdot,
teks negosiasi, teks hikayat, teks biografi dan mendalami puisi. Untuk
mengunduh dalam bentuk word silahkan Klik di sini. Atau anda bisa meng-copy
postingan saya di bawah ini! Semoga bermanfaat!
Modul Ajar Teks Anekdot
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS X: TEKS LHO [Kurikulum Merdeka]
Administrasi
guru adalah suatu petunjuk kerja atau pedoman belajar yang digunakan guru untuk
kegiatan pembelajaran sehingga kegiatan tersebut dapat berlangsung lebih
efektif dan efisien. Administrasi guru ini merupakan hal penting yang harus
dipersiapkan oleh guru, baik dari tingkat pendidikan SD hingga SMA/SMK.
Dalam
Kurikulum Merdeka, memberi kebebasan kepada bapak/ ibu guru untuk merancang dan
mendesain kegiatan pembelajaran sesuai kebutuhan murid di kelas. Oleh karena
itu postingan ini bisa menjadi referensi anda dalam menyusun dan merancang
Modul Pembelajaran lebih khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Modul ajar
yang saya bagikan ini berupa modul ajar teks laporan hasil observasi, teks anekdot,
teks negosiasi, teks hikayat, teks biografi dan mendalami puisi. Untuk
mengunduh dalam bentuk word silahkan Klik di sini. Atau anda bisa meng-copy
postingan saya di bawah ini! Semoga bermanfaat!
MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA: Bahasa Indonesia
Sudahkah Bapak/Ibu guru mengetahui apa saja administrasi (modul ajar) guru yang harus dipersiapkan dalam Kurikulum Merdeka? Jika belum, Bapak/Ibu guru perlu mengetahui dan memahaminya karena administrasi guru termasuk salah satu hal yang dapat mempengaruhi tercapai atau tidaknya tujuan pembelajaran di kelas.
Aksi Nyata: Strategi penerapan merdeka belajar
Pada postingan ini saya membagikan aksi nyata yang saya lakukan dalam Pelatihan Mandiri di Platform Merdeka Mengajar (PMM) kemendikbud dengan judul Aksi nyata: Strategi Penerapan Merdeka Belajar. Semoga hasil aksi nyata ini dapat menjadi motivasi dan referensi bapak/ibu rekan
STRATEGI PENERAPAN MERDEKA BELAJAR
Konsep Merdeka Belajar mengedepankan kemandirian siswa dalam proses pembelajaran, memungkinkan mereka untuk aktif terlibat dalam merancang dan mengelola pembelajaran mereka sendiri. Merdeka belajar memberikan siswa kontrol lebih besar atas proses pembelajaran. Ini dapat meningkatkan motivasi intrinsik, yang lebih kuat daripada motivasi eksternal. Ketika siswa merasa
CAPAIAN PEMBELAJARAN FASE F KELAS XI/XII BAHASA INDONESIA
Pada akhir fase F, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan, konteks sosial, akademisi, dan dunia kerja. Peserta didik mampu memahami, mengolah, menginterpretasi, dan mengevaluasi berbagai tipe teks tentang topik yang beragam. Peserta didik mampu mengkreasi gagasan dan pendapat untuk berbagai tujuan. Peserta didik mampu berpartisipasi aktif dalam kegiatan berbahasa yang melibatkan banyak orang. Peserta didik mampu menulis berbagai teks untuk merefleksi dan mengaktualisasi diri untuk selalu berkarya dengan mengutamakan penggunaan bahasa Indonesia di berbagai media untuk memajukan peradaban bangsa.
CAPAIAN PEMBELAJARAN FASE E KELAS X BAHASA INDONESIA
Pada akhir fase E, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan, konteks sosial, akademisi, dan dunia kerja. Peserta didik mampu memahami, mengolah, menginterpretasi, dan mengevaluasi informasi dari berbagai tipe teks tentang topik yang beragam. Peserta didik mampu menyintesis gagasan dan pendapat dari berbagai sumber. Peserta didik mampu berpartisipasi aktif dalam diskusi dan debat. Peserta didik mampu menulis berbagai teks untuk menyampaikan pendapat dan menunjukkan serta menanggapi informasi nonfiksi dan fiksi secara kritis dan etis.
SUBDISIPLIN LINGUISTIK
Linguistik bertujuan untuk memahami sistem dan struktur bahasa serta bagaimana manusia menggunakan dan memahami bahasa dalam berbagai konteks. Pada postingan ini saya membagikan berbagai macam subdisiplin linguistik. Tetapi sebelum membahas secara rinci, kita harus paham dulu apa itu linguistik. Linguistik adalah ilmu yang mempelajari bahasa sebagai sistem komunikasi manusia. Ia mencakup analisis dan pemahaman tentang struktur, penggunaan, dan perubahan bahasa dalam berbagai aspek, termasuk bunyi (fonetik dan fonologi), kata (morfologi), kalimat (sintaksis), makna (semantik), konteks komunikatif (pragmatik), serta sejarah dan variasi. bahasa.
PRINSIP EVALUASI DALAM PEMBELAJARAN
Dalam merancang dan menggunakan alat evaluasi, penting untuk memperhatikan prinsip-prinsip ini agar hasil evaluasi dapat memberikan informasi yang valid, reliabel, objektif, dan dapat digunakan secara efektif untuk pengambilan keputusan dan pengembangan individu atau kelompok yang dievaluasi.
CONTOH LAPORAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER: Pramuka
A.
Latar Belakang
Pendidikan Kepramukaan merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang wajib dilaksanakan di sekolah. Kegiatan dilaksanakan melalui Gugus Depan Gerakan Pramuka yang berpangkalan disekolah. Melalui pendidikan Kepramukaan ini dapat dilakukan pembinaan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Kehidupan berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasila, pendidikan pendahuluan bela Negara, kepribadian dan budi pekerti luhur, berorientasi, pendidikan kewiraswastaan, kesegaran jasmani dan daya kreasi, persepsi, apresiasi dan kreasi seni.
SOAL KIMIA PEMINATAN KELAS XI (ESAI)
Assalamualaikum. Pada postingan kali ini saya memposting Soal Penilaian Akhir Semester (PAS) Genap Mata pelajaran Kimia Peminatan SMA kelas XI atau kelas 2. Semoga soal yang saya posting ini dapat bermanfaat untuk anda guru serumpun dan dapat dipergunakan sebagai referensi pembuatan soal untuk anak didiknya. Silahkan bertanya di kolom komentar untuk kunci jawaban. Jangan lupa berikan kritik dan saran untuk perbaikan isi blog ini ke depannya.


