Tampilkan postingan dengan label pendidikan guru penggerak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pendidikan guru penggerak. Tampilkan semua postingan

Koneksi Antar Materi - Modul 2.1: Pembelajaran Berdiferensiasi

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam dan bahagia, sebagai pembuka, saya awali dengan sebuah pantun.

buku jangan simpan di rak

bacalah sebelum jadi mayat

Saya calon guru penggerak

Akan Terus belajar sepanjang hayat

Pada postingan kali ini, saya akan memaparkan Koneksi Antar Materi – Modul 2.1 Program Pendidikan Guru Penggerak tentang Pembelajaran Berdiferensiasi. Tapi sebelum saya memaparkan hal tersebut, izinkan saya memperkenalkan diri terlebih dahulu. Nama saya Adisan Jaya, Calon Guru Penggerak angkatan IV dari kab. Bima (SMA Negeri 1 Sape).

 

Refleksi Terbimbing - Modul 2.1 | 2.1.a.6

 
  1. Dari apa yang sudah Anda pelajari, materi apa yang menurut Anda dapat menjadi solusi bagi permasalahan yang terkait dengan pembelajaran di kelas Anda?

Menurut hemat saya, materi yang dapat menjadi solusi bagi permasalahan yang terkait dengan pembelajaran di kelas yaitu menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Berdiferensiasi dengan  mengidentifikasi terlebih dahulu perbedaan tingkat kesiapan, minat dan profil belajar murid. Mengidentifikasi apa kebutuhan murid saya mulai dengan menyusun pertanyaan untuk diri sendiri, seperti bagaimanakah karakteristik setiap anak di kelas saya? Tahukah saya bagaimana gaya belajar mereka? Setelah mendapat jawaban dari serangkaian pertanyaan tersebut saya akan menerapkan dan merubah perangkat pembelajaran yang sudah saya susun sebelumnya menjadi RPP Berdiferensiasi,  tujuannya adalah untuk memastikan setiap murid di kelas yang saya ajarkan sukses dalam proses pembelajarannya. Strategi yang akan lakukan selanjutnya yaitu dengan menerapkan Tiga Strategi Diferensiasi yaitu diferensiasi konten, diferensiasi proses, dan diferensiasi produk. Setelah nantinya mempraktekkan langsung segala teori Pembelajaran Berdiferensiasi ini saya optimis tentang kualitas pembelajaran yang lebih baik ke depannya sesuai dengan kebutuhan setiap murid.