Tampilkan postingan dengan label kabupaten bima. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kabupaten bima. Tampilkan semua postingan
Koneksi Antar Materi - Modul 2.1: Pembelajaran Berdiferensiasi
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Salam dan
bahagia, sebagai pembuka, saya awali dengan sebuah pantun.
buku jangan simpan di rak
bacalah sebelum jadi mayat
Saya calon guru penggerak
Akan Terus belajar sepanjang hayat
Pada
postingan kali ini, saya akan memaparkan Koneksi Antar Materi – Modul 2.1
Program Pendidikan Guru Penggerak tentang Pembelajaran Berdiferensiasi. Tapi
sebelum saya memaparkan hal tersebut, izinkan saya memperkenalkan diri terlebih
dahulu. Nama saya Adisan Jaya, Calon Guru Penggerak angkatan IV dari kab. Bima
(SMA Negeri 1 Sape).
Modul 1.3.A.5 Gallery Walk - Pemetaan Kekuatan Pencapaian Visi | GURU PENGGERAK | CGP-IV
Galery Walk oleh Adisan Jaya, S.Pd. Untuk memenuhi tugas LMS pada Modul 1.3.A. Visi Guru Penggerak - Gallery Walk tentang Pemetaan Kekuatan dalam Pencapaian Visi Merdeka Belajar.
Bergerilya Menurunkan Pravalensi Stunting di Daerah Pedalaman Kabupaten Bima
Oleh Adisan Jaya
Belakangan stunting sedang hangat diperbincangkan
banyak orang, khususnya para ibu. Berdasarkan WHO, stunting adalah gangguan
tumbuh kembang anak yang disebabkan kekurangan asupan gizi, terserang infeksi,
maupun stimulasi yang tak memadai. Pencegahan stunting merupakan
program strategis pemerintah yang wajib dan harus dikerjakan oleh kementerian
terkait. Jika program ini tidak dilaksanakan akan
Sejarah dan Asal Usul Daerah Bima
Suatu daerah pasti mempunyai asal usul tersendiri, budaya, dan sejarah masing-masing. begitu juga pun dengan Daerah Bima yang dulu pernah merupakan sebuah kerajaan yang swapraja selama lima atau enam abad sebelum lahirnya Republik Indonesia. Sejarah kerajaan Bima hanya diketahui secara dangkal, disebabkan terutama karena pemerintah Belanda boleh dikatakan tidak menaruh minat terhadap Bima, asal keamanan dan ketertiban tidak terganggu. Namun dari Dua sumber lain dapat ikut menjelaskan perkembangan sejarah Bima.
Pertama, ilmu arkeologi yang selama ini hanya mengungkapkan segelintir peninggalan yang terpisah-pisah. Namun ilmu arkeologi itulah yang barangkali akan berhasil menentukan patokan-patokan kronologi terpenting dari masa prasejarah sampai masa Islam. Kedua, sejumlah dokumen dalam bahasa Melayu yang ditulis di Bima antara abad ke-17 sampai dengan abad 20. Bahasa Bima merupakan bahasa setempat yang dipakai sehari-hari di Kabupaten Bima dan Dompu (nggahi Mbojo). Bahasa tersebut jarang, dan sejak masa yang relatif muda, digunakan secara tertulis. Beberapa teks lama yang masih tersimpan dalam bahasa tersebut, tertulis dalam bahasa Arab atau Latin. Tiga jenis aksara asli Bima pernah dikemukakan oleh pengamat-pengamat asing pada abad ke-19, tetapi kita tidak mempunyai contoh satu pun yang membuktikan bahwa aksara tersebut pernah dipakai. Oleh karena itu bahasa Bima rupanya tidak pernah menjadi bahasa tertulis yang umum di daerah tersebut. Pada jaman dahulu, bahasa lain pernah digunakan.
Dua prasasti telah ditemukan di sebelah barat Teluk Bima, satu
agaknya dalam bahasa Sanskerta, yang lain dalam bahasa Jawa kuno.
Selanjutnya bahasa Makassar dan bahasa Arab kadang-kadang dipakai juga.
Ternyata sejak abad ke-17 kebanyakan dokumen tersebut resmi ditulis di
Bima dalam Bahasa Melayu.http://www.lintasmbojo.com/sejarah-dan-asal-usul-daerah-bima/
Tulisan di atas dikutip dari buku Kerajaan Bima dalam Sastra dan Sejarah, karya Henry Chambert-Loir penerbit Kepustakaan Populer Gramedia, Jakarta, 2004.
Kapatu Mbojo (Pantun Bima)
Oleh Adisan Jaya
Apakah itu Kapatu Mbojo?
Kapatu Mbojo adalah salah satu seni pantun daerah
yang hidup dan berkembang di daerah Bima dan Dompu Nusa tenggara Barat yang
memiliki kaidah-kaidah penulisan tertentu. Lazimnya pantun melayu Kapatu Mbojo
banyak bersyairkan nasehat, jenaka, muda-mudi dan sebagainya. Dalam
perkembangannya patu Mbojo tak terpisahkan dari seni musik rawa mbojo dengan
diiringi dengan alunan biola atau kecapi/gambus.Contoh kapatu mbojo (Pantun Bima) sebagai berikut:
(on facebook)
Taufiq Bimantara
Podasi recemu aina uri karicu !
Podasi caumu aina hori coo !
Jangan coba walau slangkah untuk berselingkuh !
Ma neesi mada, aina niamu dimadu !
Ma neesi ana na.. tahopu di ama ro ina na !
Ma ngawa si nika, kacahapu neku !
Nika ro neku, ntau ro wara ma niki !
Podasi caumu aina hori coo !
Jangan coba walau slangkah untuk berselingkuh !
Ma neesi mada, aina niamu dimadu !
Ma neesi ana na.. tahopu di ama ro ina na !
Ma ngawa si nika, kacahapu neku !
Nika ro neku, ntau ro wara ma niki !
Widhy Keli
susa auku mori dei rasa dou
do'o labo nggomi witi loaku kadami
susa sarusa kane'e dula dei rasa
bane'eku eda nggomi ma ntika raso
Yanto Mbodjo Malingi
wati ra maru ku sabala aima more...
ra doho puku pahu nggomi da loa di paki..
da wara nggomi di kompe lingga pohumpa di kumpa..
ti loaku maru ra doho mbora nggomi wancuku dahu...
Adisan Jaya 'theyoungGunners
gaga au ndi weki ngomi ari..
sakali
eda na mabu lalo mpa ade...
tio si pahu mu,
Langganan:
Postingan (Atom)

