Tampilkan postingan dengan label kabupaten bima. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kabupaten bima. Tampilkan semua postingan

Koneksi Antar Materi - Modul 2.1: Pembelajaran Berdiferensiasi

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam dan bahagia, sebagai pembuka, saya awali dengan sebuah pantun.

buku jangan simpan di rak

bacalah sebelum jadi mayat

Saya calon guru penggerak

Akan Terus belajar sepanjang hayat

Pada postingan kali ini, saya akan memaparkan Koneksi Antar Materi – Modul 2.1 Program Pendidikan Guru Penggerak tentang Pembelajaran Berdiferensiasi. Tapi sebelum saya memaparkan hal tersebut, izinkan saya memperkenalkan diri terlebih dahulu. Nama saya Adisan Jaya, Calon Guru Penggerak angkatan IV dari kab. Bima (SMA Negeri 1 Sape).

 

Bergerilya Menurunkan Pravalensi Stunting di Daerah Pedalaman Kabupaten Bima

Oleh Adisan Jaya

Belakangan stunting sedang hangat diperbincangkan banyak orang, khususnya para ibu. Berdasarkan WHO, stunting adalah gangguan tumbuh kembang anak yang disebabkan kekurangan asupan gizi, terserang infeksi, maupun stimulasi yang tak memadai. Pencegahan stunting merupakan program strategis pemerintah yang wajib dan harus dikerjakan oleh kementerian terkait. Jika program ini tidak dilaksanakan akan

Sejarah dan Asal Usul Daerah Bima


museum mbojo sebagai salah satu bukti adanya kerjaan di Bima.
Suatu daerah pasti mempunyai asal usul tersendiri, budaya, dan sejarah masing-masing. begitu juga pun dengan Daerah Bima yang dulu pernah merupakan sebuah kerajaan yang swapraja selama lima atau enam abad sebelum lahirnya Republik Indonesia. Sejarah kerajaan Bima hanya diketahui secara dangkal, disebabkan terutama karena pemerintah Belanda boleh dikatakan tidak menaruh minat terhadap Bima, asal keamanan dan ketertiban tidak terganggu. Namun dari Dua sumber lain dapat ikut menjelaskan perkembangan sejarah Bima.
Pertama, ilmu arkeologi yang selama ini hanya mengungkapkan segelintir peninggalan yang terpisah-pisah. Namun ilmu arkeologi itulah yang barangkali akan berhasil menentukan patokan-patokan kronologi terpenting dari masa prasejarah sampai masa Islam. Kedua, sejumlah dokumen dalam bahasa Melayu yang ditulis di Bima antara abad ke-17 sampai dengan abad 20. Bahasa Bima merupakan bahasa setempat yang dipakai sehari-hari di Kabupaten Bima dan Dompu (nggahi Mbojo). Bahasa tersebut jarang, dan sejak masa yang relatif muda, digunakan secara tertulis. Beberapa teks lama yang masih tersimpan dalam bahasa tersebut, tertulis dalam bahasa Arab atau Latin. Tiga jenis aksara asli Bima pernah dikemukakan oleh pengamat-pengamat asing pada abad ke-19, tetapi kita tidak mempunyai contoh satu pun yang membuktikan bahwa aksara tersebut pernah dipakai. Oleh karena itu bahasa Bima rupanya tidak pernah menjadi bahasa tertulis yang umum di daerah tersebut. Pada jaman dahulu, bahasa lain pernah digunakan.
Dua prasasti telah ditemukan di sebelah barat Teluk Bima, satu agaknya dalam bahasa Sanskerta, yang lain dalam bahasa Jawa kuno. Selanjutnya bahasa Makassar dan bahasa Arab kadang-kadang dipakai juga. Ternyata sejak abad ke-17 kebanyakan dokumen tersebut resmi ditulis di Bima dalam Bahasa Melayu.
http://www.lintasmbojo.com/sejarah-dan-asal-usul-daerah-bima/
Tulisan di atas dikutip dari buku Kerajaan Bima dalam Sastra dan Sejarah, karya Henry Chambert-Loir penerbit Kepustakaan Populer Gramedia, Jakarta, 2004.

Kapatu Mbojo (Pantun Bima)


Oleh Adisan Jaya
 
Apakah itu Kapatu Mbojo?
Kapatu Mbojo adalah salah satu seni pantun daerah yang hidup dan berkembang di daerah Bima dan Dompu Nusa tenggara Barat yang memiliki kaidah-kaidah penulisan tertentu. Lazimnya pantun melayu Kapatu Mbojo banyak bersyairkan nasehat, jenaka, muda-mudi dan sebagainya. Dalam perkembangannya patu Mbojo tak terpisahkan dari seni musik rawa mbojo dengan diiringi dengan alunan biola atau kecapi/gambus.
Contoh kapatu mbojo (Pantun Bima) sebagai berikut:
(on facebook) 

 
Taufiq Bimantara
Podasi recemu aina uri karicu !
Podasi caumu aina hori coo !
Jangan coba walau slangkah untuk berselingkuh !
Ma neesi mada, aina niamu dimadu !
Ma neesi ana na.. tahopu di ama ro ina na !
Ma ngawa si nika, kacahapu neku !
Nika ro neku, ntau ro wara ma niki !

Widhy Keli
susa auku mori dei rasa dou
do'o labo nggomi witi loaku kadami
susa sarusa kane'e dula dei rasa
bane'eku eda nggomi ma ntika
raso

Yanto Mbodjo Malingi
wati ra maru ku sabala aima more...
ra doho puku pahu nggomi da loa di paki..
da wara nggomi di kompe lingga pohumpa di kumpa..
ti loaku maru ra doho mbora nggomi wancuku dahu...

Adisan Jaya 'theyoungGunners
gaga au ndi weki ngomi ari..
sakali eda na mabu lalo mpa ade...
tio si pahu mu,