Tampilkan postingan dengan label analisis puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label analisis puisi. Tampilkan semua postingan

PUISI: KU PILIH JADI SEORANG PENYAIR

 Puisi ini tercipta, ketika saya merasa bimbang dengan pilihan hidup saya! Kemudian saya memilih untuk menjadi seorang penyair sebagai pilihan hidup saya! Mungkin ini  bukanlah akhir cita-cita saya yang terpendam. Semoga dengan membaca puisi ini, anda akan termotifasi lagi untuk meraih cita-cita yang anda ingin capai! Jangan takut! Raih mimpi itu! Sebelum kata terlambat itu datang! Selamat membaca, dan semoga bermanfaat ya?



 KU PILIH JADI SEORANG PENYAIR*

Sulit menentukan pilihan, untuk menentukan tujuan hidup ini!
Melihat itu ingin menjadi seperti itu, melihat ini ingin menjadi seperti ini.
Sebenarnya ini bukan jalanku...
Tapi ketika menengok lagi...penglihatan itu kabur laksana gempa yg datang mengguncang hebat, terus hilang dan hanya menyisakan puing-puing penderitaan...

Sulit menentukan tujuan, untuk melewati tiap tujuan bingkai hidup...
Merasakan itu ingin menjadi seperti itu, merasakan ini igin menjadi

PUISI BERBINCANG DENGAN NENEK TUA


Tadi siang pas pulang kuliah
seperti biasa kalau nggak bawa motor
aku melewati si jembatan gantung
tidak ada yg beda...mengalir biasa seperti hari2 sebelumnya.

Tapi seketika,
mata ku tertuju pada seorang nenek
dengan baju compang-campingnya
Aku lekas menghampirinya
degan tangan yang ku masukkan ke kantong celana...

maksud ku mengais secercah rupiah yg ada didalamnya
"Aku bukan pengemis nak..." cetus nenek itu mengagetkan ku
Saat itu aku tersadar,
jangan melihat orang dari penampilannya

Ternyata pejabat yg duduk dikursi empuk
dengan ruangan fasilitas tingkat tinggi 
ternyata jauh lebih bermoral dan mulia  rakyat kumuhnya

Mereka hanya pandai mengobral janji.
Lantas apa yg masih kita harapkan?
#RENUNGKAN!!