Tampilkan postingan dengan label cerpen cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerpen cinta. Tampilkan semua postingan

CERPEN: TENGAH MALAM

  Karya Adisan Jaya

Bulan cermin malam, bintang pelita gulita. Terisi dalam toples kemunafikan. Samar-samar antara aku dan kamu, antara kenduri jadi duri. Oh...sembiluan daku, hiruk-pikuk roh bernyawa, boyongi monofobia malam. Analogi jiwa tak mungkin, resah teraduk memimpin. Glosarium tanpa kata, memuat makna tanpa abjad. Oh...bulan masihkah jadi bulan? Bintang masihkah jadi bintang?
Pertanyaan itu terus mengusik malamku.
Wahai jiwa yang dipenuhi cinta, berhentilah menghantuiku!”, teriakku disaksikan bulan dan bintang yang tetap membisu, disokongi rumput-rumput yang anestesi akan keresahan yang menderu.
Kenapa kau masih terus memanggilku Mas’ud?”. Tiba-tiba muncul suara yang berdengung dari langit, dengan wajah yang samar-samar tapi sepertinya aku kenal suara itu.
Apa? Kau masih bertanya, kenapa aku memanggilmu?”, jawabku sinis. “Berjuta huruf, kata dan kalimat aku lontarkan, kau masih saja bertanya kenapa aku masih memanggilmu?”
“Kau tetap saja seperti ini Mas’ud. Janganlah kau menghakimiku dengan ilusimu yang berlebihan itu”, ucapnya entah dengan nada sindiran atau

CERPEN: TERNYATA CINTA

Pada entri yang selanjutnya ini, saya memplubikasikan sebuah karya menulis cerpen cinta/remaja dari seorang teman saya, Anis Dwi Winarsih, dimana mengangkt judul Ternyata Cinta. Cerpen ini menceritakan percintaan didunia remaja yang sangat mengharukan, dimana mengkisahkan pengkhianatan seorang sahabat. Tentunya sangat menarik untuk kita baca, dan semoga bermanfaat untuk kita semua! Amiinn....

TERNYATA CINTA
 Oleh Anis Dwi Winarsih

Ting……..tung……ting….tung…..handphonku berdering, dengan mataku yang masih dalam kesenyapan dunia tidur, ku coba utuk membukanya dengan perlahan. Terdengar  suara Panju, teman sekelasku membangunkanku dengan suara yang teramat nyaring.
“Pagi Am….!!! Bangun Am, sang surya telah menampakkan sinarnya yang tajam loch?”, brisiknya membangunkanku.
Pelan-pelan ku coba membuka jendela kamarku. Kicauan burung seakan menyambutku dengan ceria. Udara pagi yang begitu segar seolah menyuguhkanku kesejukan pagi yang begitu menenangkan jiwa. Aku pun bergegas mandi dan siap-siap berangkat ke sekolah. Kemudian, aku menyantap sarapan pagi bersama ayah dan ibu. Belum selesai sarapan, terdengar suara orang mengetuk pintu. Makanan yang masih dalam kukunyah di mulutku hamper saja aku muntahkan karena kaget.
“Tok

CERPEN: Ternyata Cinta


Oleh Anis Dwi Winarsih
  Ting……..tung……ting….tung…..handphonku berdering, dengan mata yang masih lengket ku coba tuk membukanya. Terdengar  suara Panjul teman sekelasku membangunkanku dari lelapnya tidurku. “Pagi Am….!!! Bangun Am,sang surya telah menampakkan sinarnya yang tajam loch?”, brisiknya membangunkanku. Pelan-pelan ku buka jendela kamarku. Kicauan burung menyambutkudengan gembira. Udara pagi yang segar seolah menyuguhkanku kesejukan pagi yang begitu menenangkan jiwa. Dengan penuh rasa syukur ku ucapakn “Alhamdulillah” pada sang pemberi nafas. Seperti biasa,aku langsung mandi dan siap-siap berangkat ke sekolah. “Tok…tok…tok….Assalamualaikum!”, terdengar suara orang mengetuk pintu. “Waalaikumsalam..!”,jawabku. “Pagi Am!!!!”,lagi-lagi suara Panjul mengagetkanku. “Ayo Am berangkat sama aku?”,ajak Panjul sambil menyeret tanganku. Aku sama sekali gak ngerti dengan sikap Panjul.”Kenapa dia tiba-tiba perhatian banget ya sama aku?”,tanyaku dalam hati. Di sepanjang perjalananku,hatiku berdebar-debat ketakutan karena aku gak pernah dekat apalagi sampe berboncengan sama cowok sebelumnya.
Lima belas menit kemudian,aku dan Panjul sampe di sekolah.pelan-pelan aku turun dari motornya Panjul,tanpa ku sadari rokku tersangkut di jeruji roda motor Panjul. Beruntung Panjul lekas menolongku. Kedua tangannnya memegang bahuku dengan tatapan yang seolah memberikan makna. “Eh maaf,kamu gak kenapa-kenapa kan Am?”,cemas Panjul sambil melepas tangannnya dari bahuku. “Aku gak papa kok! makasih ya dah menolongku?”.jawabku. “Sama-sama Am”,respon Panjul.
Sesampai di depan kelas,teriakkkan-teriakkkan yang berisi gunjingan yang memojokkanku dengan Panjul pun terdengar . “Am,kamu jadian sama Panjul ya? Jangan lupa traktirannnya ya Am?”,kata Via teman dekatku. Kemudian aku menarik tangan Via dan mengajaknya ke dalam kelas. “Vi,jangan ngmong gitu donk? Aku gak da pa-pa dengan Panjul!”,aku mencoba menjelaskan pada Via. “Kalo kamu gak da pa-pa kok berangkatnya bisa barengan sama Panjul?”,tanya Via. “Gini lho Vi ceritanya,tadi pagi dia tuh telfon aku,alasannya sich pingin bangunin aku trus dia tiba-tiba muncul di depan pintu rumahku akhirnyya ya gtudech,aku terpaksa bonceng dia”,jelasku. “Wah jangan-jangan Panjul suka

Cerpen Cinta Segitiga


INDONESIA
Mereka adalah sahabat yang setiap saat bersama, kemana-mana bersama, persahabatan mereka seperti saudara kandung. Berbagi suka dan duka bersama.
Tapi suatu peristiwa terjadi, persahabatan mereka rusak. Akibat perselihan memperebutkan seorang cowok. Persahabatan dulu yang indah sekarang tinggal kenangan. Yang tersisa hanyalah Ayu Riski, Vidi dan Vela.
Disaat itu Vidi dan Ayu sama-sama suka dengan Harry, sehingga persahabatan mereka bertiga pun rusak.
Tapi vela tetap ingin jadi sahabat mereka.
Disuatu hari vela bersama ayu, jalan-jalan bersama.
Dan begitupun saat bersama dengan vidi.
Tapi suatu saat ayu mimilih untuk pergi dari kehidupan mereka bertiga.
Pada akhirnya, ternyata vela juga suka kepada Harry, sehingga terjadilah cinta segitiga diantara mereka.

ENGLISH
They were best friends all the time together, go everywhere together, their friendship like siblings. Share the joys and sorrows together.

But an event occurred, damaged their friendship. Due perselihan fight a guy. Had a beautiful friendship is now a distant memory. What was left was Ayu Riski, Vidi and Vela.

During that time Lee and Ayu are equally happy with Harry, that friendship the three of them were damaged.
But Vela still want to be their friend.

Somewhere along ayu Vela day, a walk together.
And as are now along with Justin.
But one day ayu mimilih to go from three of their lives.

In the end, turned out to Vela also love to Harry, and become involved in a love triangle between them.