Diposkan
oleh kulingetik Sabtu, 25 Juli 2009
SIKAP POSITIF TERHADAP PANCASILA SEBAGAI
IDEOLOGI TERBUKA
Sikap positif warga Negara
terhadap nilai-nilai Pancasila terlihat dalam sejarah perjuangan bangsa dan
Negara Republik Indonesia. Sejak Proklamasi 17 Agustus 1945 telah terbukti
bahwa Pancasila yang merupakan ideology, pandangan hidup bangsa, dan dasar Negara
Kesatuan RI benar-benar sesuai dengan kepribadian bangsa dan jiwa bangsa
Indonesia serta merupakan sarana untuk mengatasi dan memecahkan masalah yang
dihadapi oleh bangsa dan Negara Indonesia.
Pertama, Pancasila hanya
akan berkembang kalau segenap komponen masyarakat bersedia bersikap proaktif,
terus-menerus melakukan reinterpretasi (penafsiran ulang) terhadap Pancasila
dalam suasana dialog kritis –konstruktif. Bila masyarakat bersikap pasif,
Pancasila akan makin kehilangan relevansinya. Atau, bias pula Pancasila berubah
menjadi ideology tertutup, karena penafsirannya didominasi oleh penguasa atau
kelompok masyarakat tertentu.
Kedua, karena terbuka untuk
ditafsirkan oleh siapa saja, bias terjadi Pancasila semata-mata ditafsirkan
sesuai dengan kepentingan si penafsir.
Sikap positif itu terutama
adalah kesediaan segenap komponen masyarakat untuk aktif mengungkapkan
pemahamannya mengenai Pancasila.
Sikap positif lain adalah