Tampilkan postingan dengan label puisi ws rendra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi ws rendra. Tampilkan semua postingan

PUISI: BALADA UNTUK NEGERI

Oleh Adisan Jaya

Zaman ini
Berharap pribumi jadi analis
Menelisik moral para penghuni
Mungkin termasuk aku
Yang hingga saat ini anestesi
Akan keadaan ibu pertiwi

Tanah, ku menapakkan kaki ini
Sudah bak negeri anta beranta
Dipenuhi antagonisme
Dibakar anarkisme
Dikuasai pasukan barbaar

PUISI: SURAT UNTUK IBU DI DESA


Pada pos selanjutnya ini, saya menulis sebuah puisi kontemporer, yang berjudul Surat Untuk Ibu di Desa. Puisi ini menceritakan tentang seorang anak merantau ke kota dan meninggalkan orang tuanya didesa yang ia sayangi, terutama Ibunya.  Begitulah cerita singkat dari saya, selamat membaca sebuah karya saya ini, semoga bermanfaat dan semoga menginspirasi anda untuk terus menyayangi dan mendo’akan kedua orangtua kita. Oo iya, jangan lupa dikomentari ya?? Supaya saya lebih baik kedepannya. Terimakasih!

SURAT UNTUK IBU DI DESA

Untuk Ibu di Desa
Ibu yang ku sayangi...
Ibu yang ku keluhkan kepada Tuhan, karena begitu merindunya
Ingin dikau berada didekat ku selalu
Melihat suka duka di perkotaan yang kejam ini
Ibu yang ku cintai...
Ku coretkan seuntaian kata rindu untuknya
Membayangkan wajah cantiknya yang kini mulai mengkerut
Mengingat pengorbanannya,
Yang tak terbayar bongkahan emas sekalipun
Yang tak pernah terulang waktu
Hanya sejarah yang mampu membongkarnya,
Kemudian mengulangnya