Tampilkan postingan dengan label cerpen ibu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerpen ibu. Tampilkan semua postingan

DOA KU DI PERANTAUAN


Karya Adisan Jaya

Menjalani sebuah kehidupan yang sebenarnya, ternyata tak semudah yang aku pikirkan selama ini. Aku yang terbiasa dimanjakan, aku yang tak biasa hidup mandiri dan semuanya serba membutuhkan orang tua…
“Pa…ma…beli’in itu…!! Aku mau ini…!! Pokoknya harus itu!! Pokoknya harus ini!!”
Terlontar suara ku lantang, keras bergemuruh seperti lantunan guntur yang bergejolak.
Dulu hingga sekarang sikap ku tak pernah berubah, namun mereka tetap menyayangi ku… memberikan segenap Cinta kasih sayang yang Mereka punya.
“Iya nak, nanti Papa/Mama bakalan belikan”
Ya…itu jawaban lembutnya, dan tak pernah tertolak permintaan ku, walaupun sesulit apapun, dengan keadaan ekonomi yang menghimpit. Tapi…ya begitulah, itu bukan alasan baginya…mereka rela berhutang kiri kanan ke tetangga, bekerja banting tulang demi keinginan ku. Pada hal tubuh tuanya, kian lama kian melemah, dan wajahnya yang dulu halus…kini mulai dan kian berkeriput. Ia rela tidak makan!! Bukan karena tak punya uang…tapi karena takut anaknya menangis kelaparan.
            Terkadang diriku mencoba tersadar namun lagi-lagi tak pernah menyadarinya, bingung melanda jikalau merenungkan sebuah kisah yang begitu berharga dan tak pernah terlupakan dalam hidup ku itu. Pernah muncul dalam benak ini dengan beribu tanya mendalam…