Bapak/Ibu guru, sebagai seorang guru,
Bapak/Ibu guru perlu merancang kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan
keberagam peserta didik. Selain menargetkan tercapainya tujuan pembelajaran,
Bapak/Ibu guru juga perlu mempertimbangkan pengembangan aktivitas yang membuat
peserta didik belajar dengan nyaman.
Salah satu pendekatan yang dapat
digunakan pada situasi ini adalah pendekatan Culturally Responsive Teaching
(CRT). Pendekatan ini mengintegrasikan kebiasaan, karakteristik,
pengalaman, dan perspektif peserta didik sebagai alat untuk pembelajaran yang
lebih baik. Pendekatan ini menjadi suatu cara untuk membekali guru dalam
mengajar peserta didik di lingkungan yang berlatar belakang budaya
berbeda-beda. Dimana budaya yang beragam ini berperan sebagai filter untuk
mengajarkan pengetahuan dan keterampilan akademis yang diharapkan dipelajari
peserta didik di sekolah, serta meningkatkan pengembangan pribadi, sosial, budaya,
dan kewarganegaraan mereka.